



Daging dari Aqiqah didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan, sehingga keluarga dan masyarakat dapat merasakan manfaat dari tindakan memberi.
Melalui Giving by Muslim Pro, kami mendukung persembahan Aqiqah Anda:
Hal ini mencerminkan semangat Aqiqah melalui berbagi, kepedulian, dan perhatian terhadap sesama.

Aqiqah idealnya dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahiran. Jika tidak memungkinkan, bisa dilakukan di lain waktu, dengan fleksibilitas waktu.
Untuk orang dewasa dan orang yang sudah baligh, Aqiqah bisa dilakukan kapan saja, sesuai dengan niat dan kesiapan.
Tidak ada tenggat waktu yang pasti - yang terpenting adalah keikhlasan, rasa syukur, dan niat di balik tindakan tersebut.
Aqiqah adalah tindakan amal yang dilakukan untuk merayakan kelahiran seorang anak dalam Islam. Ini melibatkan pengorbanan hewan, dengan daging yang dibagikan di antara keluarga, teman, dan mereka yang membutuhkan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah atas berkah seorang anak.
Selain sebagai perayaan, Aqiqah juga memiliki makna spiritual, karena merupakan sunnah Nabi Muhammad ﷺ dan sarana untuk mencari perlindungan dan berkah bagi bayi yang baru lahir. Melalui Aqiqah, keluarga berbagi kebahagiaan dengan orang lain sambil memperkuat ikatan kedermawanan dan komunitas.
Meskipun Aqiqah biasanya dilakukan untuk bayi yang baru lahir, beberapa Muslim juga memilih untuk melakukannya di kemudian hari - untuk diri mereka sendiri, sebagai orang dewasa, atau setelah memeluk Islam - sebagai tindakan syukur dan kenangan.
Nabi Muhammad ﷺ bersabda: "Setiap anak itu ada akikahnya, maka disembelihlah untuknya pada hari ketujuh."
- Sunan Abu Dawud & Tirmidzi
